Kemah Budaya 2018

Kwartir Gerakan Pramuka DIY bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) DIY menyelenggarakan kemah budaya.  Kemah budaya sendiri diselenggarakan di Balai Pengembangan Candi Prambanan sejak tanggal 26 hingga 30 Juli 2018. Peserta yang turut serta dalam kemah budaya yaitu perwakilan pelajar SMP, SMA, Pembina dan Pendamping Pramuka tingkat Penggalang dan Penegak dari Kwarcab se-DIY terdiri dari Kwarcab Kota Yogyakarta, Kwarcab Sleman. Kwarcab Bantul, Kwarcab Kulon Progo dan Kwarcab Gunung Kidul.

Dari  SMPN 5 Yogyakarta mengirimkan 2 siswa untuk mengikuti acara tersebut yaitu Ekklesia Labuhan SCA (8H) dan Nurrohman Fajar S (8B) yang bergabung dengan tim kwarcab Kota Yogyakarta. Total peserta yang ikut dalam kegiatan kemah budaya yaitu 225 siswa SMP dan SMA juga 60 orang pembina pramuka. 

Kegiatan kemah budaya dimaksudkan untuk menanamkan rasa cinta para generasi muda untuk mencintai hal-hal mengenai sejarah dan museum.  Tema yang diusung kemah budaya kali ini yaitu "Melalui Literasi Budaya Kita Wujudkan Bangsa yang Cerdas dan Berkarakter Sebagai Wujud Kokohnya Jati Diri Bangsaku".

Banyak agenda kegiatan dalam Kemah Budaya baik yang umum (seperti: upacara, olahraga, keagamaan, pentas budaya, karnaval dan api unggun), maupun lomba-lomba (seperti: masakan tradisional, dekorasi temanten /Penjor, merangkai paningset pengantin, macapat, mendongeng, permainan tradisional, pakaian adat, asah terampil pewayangan, mading, menulis dan membaca huruf Jawa, membaca puisi dan pidato bahasa Jawa). Ada juga kegiatan cinta tanah air, seperti pemutaran film sejarah dan kepurbakalaan, kunjungan museum dan Gedung Agung, kunjungan situ sejarah, kunjungan sanggar seni dan kerajinan,  sarasehan budaya, talkshow,  dialog dan diskusi.

Pada kesempatan kemah budaya kali ini juara umum berhasil direbut oleh Kwarcab Gunung Kidul. Sedangkan untuk Kwarcab Kota Yogyakarta berhasil meraih juara 1 untuk lomba K3, juara 1 Mading, juara 1 Penjor, Juara 2 masakan tradisional dan juara 3 fotografi. Walaupun tidak meraih juara umum,  peserta sangat bergembira karena mendapatkan pengalaman yang luar biasa yang tidak diperoleh di bangku sekolah serta mendapatkan teman baru yang tanpa mengenal perbedaan.

 

Pengirim: Ekkles dan Fajar