2018 INTERNATIONAL EXHIBITION FOR YOUNG INVENTOR (IEYI-2018)

Humam Arshad Mustagfirin siswa Kelas X IPA1 SMA N 3 Yogyakarta (ex siswa SMPN 5 Yogyakarta) dan Mohammad Raditya Resqya Ramadhan dari SMP N 5 Yogyakarta atas bimbingan Bapak Abdurrahman S.Pd, M.Pd.Si mewakili delegasi Indonesia dan meraih medali perak dengan Judul "Green Shell Mussel Waste as Adsorbent of Toxic Gases from Volcano" kategori bidang Sefaty and Health pada kejuaraan 2018 International Exhibition for Young Inventor berlangsung pada 17 - 20 Oktober 2018 di Manav Rachna International University, Haryana, New Delhi.

Lebih dari 300 delegasi hadir dari berbagai negara termasuk Taiwan, Jepang, Tiongkok, Thailand, Rusia, Indonesia, India, Srilangka, Nepal dan negara-negara lain. Republic of China (Taiwan) sendiri termasuk negara yang paling banyak mengirim delegasi beranggotakan 168 peneliti muda.

Tujuan olimpiade sains IEYI-2018 adalah untuk mendorong semangat berkreasi diantara penemu muda di seluruh dunia. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam kejuaraan sebagai ajang pertukaran pemikiran diantara peneliti muda dunia dan pada saat yang sama meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami konsep inti ilmu pengetahuan serta memecahkan permasalahan umat manusia pada abad-21 ini dengan berpikir kritis, komunikatif, memunculkan bakat baru bervisi internasional, saintifik dan berkepribadian yang kuat.

Olimpiade sains IEYI-2018 di India dilombakan dalam enam kategori meliputi: Disaster management, Education and Recreation, Food and Agriculture, Green Technology, Safety and Health, serta Technology for Special Need. 
Pada lomba ini memperebutkan 45 penghargaan termasuk Spesial Award. Indonesia meraih 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu dan 3 spesial Award.