MPLS SMP NEGERI 5 YOGYAKARTA DI ERA KENORMALAN BARU PANDEMI KORONAVIRUS DIGELAR SECARA DARING

Pada Era Kenormalan Baru Pandemi Koronavirus, SMP Negeri 5 Yogyakarta menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Berprestasi dan Berbudi Luhur di Era Pandemi Covid-19”. Sebanyak 313 peserta didik baru telah resmi menjadi keluarga besar SMP Negeri 5 Yogyakarta TA 2020/2021. Peserta didik baru melaksanakan MPLS secara daring menggunakan google meet. MPLS digelar tiga hari berturut-turut mulai dari hari Senin (13/7) s.d. Rabu (15/7).

Kepala SMP Negeri 5 Yogyakarta, Dra. Nuryani Agustina, M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan MPLS secara daring ini memiliki banyak dampak positif, salah satunya yaitu pemanfaatan teknologi informasi menjadi optimal. Para guru memanfaatkan teknologi informasi untuk mengatur kegiatan MPLS secara daring tanpa mengurangi esensi dari kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan MPLS secara daring ini mampu untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap sekolahnya yang baru, tumbuh rasa memiliki , dan bersemangat untuk mencetak prestasi-prestasi baru di sekolah kami,” tutur Ibu Istanti, M.Pd selaku Waka Kesiswaan.

Pada hari pertama MPLS, Bapak Hasyim, S.IP.,M.Acc., dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta hadir di sekolah untuk mengamati pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 5 Yogyakarta yang dilaksanakan secara daring. Beliau juga turut menyapa peserta didik baru melalui daring untuk memberikan semangat belajar di era kenormalan baru pandemi koronavirus.

Secara keseluruhan tidak ada kendala berarti terkait dengan teknis pelaksanaan MPLS daring yang telah usai dilaksanakan. Pelaksanaan secara teknis, para peserta dikelompokkan menjadi dua room meeting yang terbagi berdasarkan jalur masuk PPDB. MPLS dimulai pada pukul 07.30 s.d. 11.30 WIB.  Para peserta antusias dalam mengikuti berbagai materi yang diberikan. Materi yang disampaikan, yaitu tentang pengenalan lingkungan sekolah, budaya sekolah, bahaya NAPZA, belajar daring efektif, penguatan iman dan taqwa, pemanfaatan TI (mendsos) secara cerdas, dan buku jendela dunia. Panitia MPLS memberikan presensi dengan menggunakan google form sebagai bukti bahwa para peserta didik telah mengikuti seluruh materi MPLS.