PEMBELAJARAN JARAK JAUH MENGUJI KREATIVITAS GURU

Pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan secara daring masih terus berjalan di SMP N 5 Yogyakarta sejak pandemi koronavirus April 2020 lalu. Hingga kini, sekolah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pembelajaran daring. Hal tersebut disampaikan oleh Waka Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), Bapak Waldi, S.Pd. Beliau bersama tim sarpras sekolah telah melakukan berbagai upaya, di antaranya menaikkan brandwidth internet hingga 310 mbps, pemasangan akses poin di ruang-ruang yang disediakan khusus untuk pembelajaran daring tiap mata pelajaran, menyediakan komputer dan bantuan bagi guru yang terkendala dengan alat-alat TIK-nya, pembetulan jaringan baru, serta memberikan subsidi pulsa bagi siswa yang sudah berjalan dua tahap, yaitu tahap pertama bagi seluruh siswa dan tahap kedua bagi siswa KMS dan yang membutuhkan.

“Sampai sejauh ini semuanya berjalan lancar. Namun, masih ada kendala saat koneksi internet down dari Telkom,” ujarnya.

Senada dengan Pak Waldi, Ibu Sri Widati, S.Pd., guru matematika, mengeluhkan koneksi internet yang tidak bagus sehingga menghambat kegiatan pembelajaran, apalagi ada pengurangan jam pelajaran menjadi 4 jam pelajaran per kelas per minggu. Namun, menurutnya dengan adanya pembelajaran daring ini juga dapat melatih kreativitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran secara jelas dan lengkap, salah satunya adalah penggunaan aplikasi penunjang pembelajaran, seperti google form, google meet, quizziz, geogebra, dan active inspire. Beliau berharap meskipun belajar jarak jauh, seluruh siswa dapat belajar dengan baik, tetap aktif, dan disiplin berseragam saat mengikuti pembelajaran jarak jauh. Selain itu, beliau juga menyampaikan harapannya agar pandemi koronavirus bisa segera berakhir sehingga dapat bertatap muka langsung dengan para siswa.

Sementara itu, Dra. Nuryani Agustina, M.Pd., selaku kepala sekolah berharap agar mutu pendidikan dan prestasi sekolah bisa terus meningkat meski di tengah pandemi koronavirus.